Obat Untuk Depresi

gambar-orang-depresiMereka yang menderita  depresi cenderung  mengalaminya lebih dari sekali. Begitu depresi terjadu lagi pertanyaannya adalah “Mengapa saya ? Mengapa ini terjadi lagi?” Pertanyaan semacam itu tidak banyak membantu. Ketimbang mempertanyakan diri sendiri, terimalah apa yang sedang terjadi, antusias, pandangan, dan persepsi positif Anda hilang dan kurang bergairah dalam hidup. Anda depresi ! Memahami situasi Anda membuka jalan Anda untuk berubah. Dengan menyadari tanda-tanda depresi Anda dapat menjadi siap untuk menantang  pikiran negative Anda. Anda juga berkeinginan untuk memperhatikan tubuh Anda dengan latihan dan makan serta istirahat yang cumup. Buatlah diri sendiri terjaga layak dan professional. Itulah obat untuk depresi secara psikologis.

Ketika Anda mengembangkan keinginan dan bertidak secara berbeda,  Anda menceiptakan harapan dan dorongan serta rasa yang dapat Anda ubah. Dorongan untuk meyakini kemampuan Anda menjadi kecil, namun langkah-langkah positif mengarah pada menilai diri Anda sendiri dan menemukan hal-hal untuk dinikmati akan membantu Anda untuk mengatasi masalah depresi.  Obat untuk depresi yang biasa digunakan adalah obat antidepresan.

Obat untuk depresi yang dikenaan secara luas untuk merawat depresi adalah obat trisiklik yang berfungsi untuk mengurangi penyiasapan kembali norepinefrin dan serotonin. Dalam berbicara mengenai aktivitas dari obat-obat trisiklik dikemukakan dua pertanyaan. Pertanyaan pertama : Apakah obat-obat ini dapat menghilangkan depresi? Dan pertanyaan kedua : Apakah obat-obat ini tetap digunakan meskipun depresi itu sudah hilang ? berkenaan dengan pertanyaan pertama, ada bukti  yang kuat bahwa obatobat trisiklik lebih efektif daripada obat-obat lain atau placebo dalam mengurangi depresi. Para penderita yang menggunakan obat-obat trisiklik memperlihatkan perbaikan-perbaikan yang lebih besar dibandingkann dengan penderita yang menggunakan obat antikecemasan (diazepam) atau menggunakan placebo. Mengenai pertanyaan yang kedua, kelihatan dalam banyak kasus, perawatan harus diteruskan karena besar kemungkinan depresi itu akan timbul kembali jika obat-obat itu tidak diminum secara teratur.

Perawatan fisiologis lain untuk depresi  (terutama depresi endogen atau fisiologis) adalah terapi elektrokonvulsif yang sering disebut terapi kejutan (shock therapy). Hanya disini perlu dikemukakan bahwa setelah setengah abada digunakan, kelihatan bahwa terapi elektrokonvulsif efektif untuk merawat penderita depresi endogen (fisiologis) yang berat (tetapi bukan skizofrenia). Selanjutnya, hasil-hasil yang dicapai olej terapi elektrokonvulsif lebih cepat dibandingkan dengan terapi obat. Oleh karena itu, teknik ini sangat berguna untuk merawat penderita yang akan mencoba bunuh diri dimana intervensi yang cepat untuk gangguan itu sangat penting. Tetapi, terapi elektrokonvulsif bukan satu perawatan jangka panjang untuk depresi karena teknik terapi ini segera dihentikan kalai penderita sudah sembuh. Dengan demikian  perawatan yang sangat efektiv ialah penataan kombinasi antara terapi elektrokonvulsif dan perawatan dengan obat, yakni terapi elektrokonvulsif digunakan untuk menghilangkan depresei, kemudian disusul dengan perawatan yang menggunakan obat untuk mencegah supaya depresi  tidak timbul kembali.

 


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Depresi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!!
=====================================


This entry was posted in Obat Depresi and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>